Mentoring

Fasilitasi inkubasi yang diberikan oleh RAMP meliputi aspek pengembangan teknologi (produk maupun proses) hingga pengembangan bisnisnya. RAMP memberikan fasilitasi inkubasi pada inovasi dan invensi yang terpilih dan bersifat dana bergulir (bukan hibah). Kegiatan fasilitasi inkubasi ini dikelola oleh Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia dan Institusi Pelaksana lain.

Sesuai dengan mandatnya, sasaran dukungan fasilitasi RAMP adalah:

  1. Inovator dan Inventor, baik yang berasal dari akar rumput maupun mahasiswa yang akan mengembangkan, mengkomersialisasikan, dan memasarkan inovasi dan invensinya.
  2. Technopreneur yang dapat membantu inovator dan inventor dalam mengemas teknologi/proses yang inovatif menjadi produk yang berdaya jual dan memenuhi kelayakan komersial.

Syarat mutlak untuk mendapatkan fasilitasi inkubasi tersebut adalah:

  1. Mengisi dan mengirimkan proposal sesuai dengan format yang disediakan RAMP
  2. Inovasi/invensi terkait dengan pengelolaan/penyediaan air (water), energi (energy), kesehatan (health), dan pertanian
  3. Kepemilikan pada inovasi jelas
  4. Berorientasi pada kebutuhan masyarakat dalam memperbaiki kualitas hidupnya
  5. Berorientasi pada prinsip efisiensi biaya dan terjangkau oleh masyarakat
  6. Merupakan usaha yang layak (feasible) dan berkelanjutan (seimbang antara keuntungan secara ekonomi, sosial dan lingkungan)

Adapun pertimbangan penilaian akan memperhatikan faktor-faktor:

  1. Kebaruan dari inovasi yang diajukan
  2. Efektifitas dampak yang dihasilkan karena aplikasi teknologi yang bersangkutan
  3. Dapat direplikasi atau dibuat ulang di tempat lain, sehingga memperluas jangkauan inovasi
  4. Potensi penggalangan kerjasama dengan pihak lain, termasuk potensi komersialisasi teknologi.

Ingin mengajukan inovasi teknologi? Klik tautan di bawah

  • genitech03

    GENITECH

    Alat elektronik yang menghasilkan gelombang ultrasonik yang dapat mengusir hama tanaman padi.
  • 42

    TCM

    Alat penyaring air minum skala rumah tangga yang berbahan keramik campuran bahan lempung dan sekam padi yang dibakar pada suhu diatas 900o Celsius.
  • Suritech

    SURITECH

    Perputaran yang selaras antara conveyor belt dan silinder berpori menghasilkan mesin yang dengan sangat efisien mampu memisahkan daging dan tulang ikan-ikan HTS yang bernilai ekonomis rendah. Hasil keluaran berupa daging lumat (surimi) untuk bahan baku nugget, baso, otak-otak, kerupuk ikan, dan lain-lain.
  • sulis

    SULIS

    Perangkat pasteurisasi susu dengan teknologi Pulsed Electric Field (PEF) – metode pengolahan makanan non-termal dengan kejut listrik tegangan tinggi.
  • obelt

    OBELT THRESHER

    Alat perontok padi yang sangat mudah dipindah-tempatkan.
  • helico

    TES KIT HELICOBACTER PYLORI

    Rapid Test Kit yang didesain untuk mendeteksi keberadaan Helicobacter pylori dalam lambung penderita sakit maag, dengan hasil cepat dan akurat.
  • gastrik

    KOMPOR GASTRIK

    Kompor yang menggunakan bahan bakar bioetanol yang dikonversi dari bentuk cair menjadi gas.
  • dmphas

    DM PHAS

    Ekstrak tumbuhan yang dapat menurunkan kadar gula darah dan memiliki kemampuan memperbaiki fungsi pankreas dalam memproduksi insulin dengan pengobatan intra pankreatik.
  • tepunglele

    TEPUNG LELE

    Tepung ikan lele yang dapat menjadi bahan baku makanan bergizi dan fungsional dengan kandungan protein tinggi.
  • biomassa

    KOMPOR BIOMASSA UB-03

    Kompor dengan sistem pemanasan udara awal untuk pembakaran (pre-heating) dan counter flow dengan pencampuran udara dan gas bahan bakar secara turbulen.
  • acah

    ACAH

    Alat untuk memancing gurita tanpa umpan dengan menggunakan teknologi gelombang infrasonik.