Pembukaan Pre-Mentoring 2012
Bertempat di Ruang Pertemuan Wisma Tamu Landshuis, Kampus IPB Darmaga, pada tanggal 6 Februari 2012 telah dilaksanakan pembukaan Pre-Mentoring Program RAMP-IPB. Program Pre-Mentoring adalah salah satu program dari RAMP-IPB yang bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa semester akhir dalam pengembangan invensi/inovasi teknologi kerakyatan. Fasilitasi tersebut meliputi pengembangan ide inovatif dengan menyediakan narasumber dan pakar teknologi terkait, fasilitas simulasi ide di laboratorium serta pendanaan untuk pengembangan dan pengujian prototype.
Setelah dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IPB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MS., peserta pre-mentoring RAMP-IPB yang berasal dar 10 universitas diseluruh Indonesia ini akan mengikuti rangkaian kegiatan berupa in class training selama satu minggu dan dilanjutkan dengan Internship (magang) untuk membangun dan menyempurnakan ide invensinya masing-masing selama tiga minggu. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kampus IPB Darmaga mulai tanggl 6 Februari sampai dengan 3 Maret 2012. Di akhir pelatihan dan magang akan dilakukan seleksi untuk menentukan peserta yang memperoleh fasilitasi pendampingan dan pendanaan pembuatan prototipe. Peserta yang dinyatakan memenuhi kriteria akan kembali ke kampusnya masing-masing untuk membuat prototipe dan melakukan pengujian prototipe dari ide inovasinya.
Berbeda dengan pelaksanaan tahun 2010 dan 2011, Pre-Mentoring Program 2012 terbuka untuk mahasiswa semester akhir di seluruh Indonesia. Seleksi dilakukan terhadap 146 proposal dari jalur umum dan 17 proposal alumni i-STEP 2011, dari proses tersebut terpilih 16 proposal yang memenuhi kriteria untuk menerima fasilitasi Pre-Mentoring Program angkatan ke-3 tahun 2012.
Ke-16 peserta Pre-Mentoring Program 2012 tersebut adalah:
- Ardy Rubinatta – Universitas Tanjungpura Pontianak
- Farqan Thanzalla – Institut Pertanian Bogor
- Fiddiya – Politeknik Negeri Jakarta
- Irvan Raditya Putra – Institut Pertanian Bogor
- Muhammad Afif Faiz – Institut Pertanian Bogor
- Muhammad Gilang Nurhadiyan – Politeknik Negeri Bandung
- Muhammad Gufron – Institut Pertanian Bogor
- Muhammad Sunariyo – Universitas Muhammadiyah Purworejo
- Ronal Christian Manik – Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
- Siti Aminah – Institut Pertanian Bogor
- Trio Andrelov – Institut Pertanian Bogor
- Ulfi Indra Ningsih – Politeknik Negeri Lhokseumawe
- Wahyudin – Universitas Brawijaya Malang
- Waryoto – Universitas Gadjah Mada
- Yulianto Laksono Putra – Universitas Negeri Surabaya
- Zainal Mutaqim – Institut Pertanian Bogor
Dalam sambutannya, Dr. Ir. Aji Hermawan, MM selaku Direktur, menyampaikan visi RAMP-IPB yaitu menghasilkan technopreneur yang lahir dari kampus yang peduli dengan permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Hal ini didasarkan pada kondisi Indonesia yang saat ini didominasi oleh produk impor. Selain itu, sangat sedikitnya pihak yang mampu melakukan inovasi teknologi menyebabkan kepemilikan teknologi tidak dikuasai oleh anak negeri. Melihat banyaknya inovasi karya anak bangsa berhenti ditengah jalan, RAMP-IPB berusaha untuk mendorong program socio-technopreneurship yaitu pengembangan inovasi teknologi yang tidak hanya berorientasi untuk menghasilkan keuntungan, tapi memperhatikan permasalahan sosial di Indonesia.




